6 Tips Usaha Furniture Rumahan Bisa dengan Modal 15 Jutaan

6 Tips Usaha Furniture Rumahan Bisa dengan Modal 15 Jutaan

Konten [Tampil]

Membuka usaha furniture rumahan bisa menjadi peluang bisnis yang menarik. Usaha Furniture Rumahan adalah bisnis furniture yang dapat dijalankan dari rumah.

 

6 Tips Usaha Furniture Rumahan Bisa dengan Modal 15 Jutaan

Usaha Furniture Rumahan

Berikut adalah beberapa tips dan cara untuk memulai Usaha Furniture Rumahan:

1.   Persiapkan modal usaha

2.   Cerdik dalam membaca peluang

3.   Memilih target pasar

4.   Mempelajari fungsi furniture dan mengembangkannya

5.   Membuat produk dengan nilai lebih

6.   Tips bisnis dan marketing usaha furniture

 

Peluang bisnis furniture rumahan masih menjanjikan, terutama karena kebutuhan masyarakat akan furniture yang terus bertambah. Bisnis furniture rumahan dapat menerima pesanan secara custom, artinya membuat furniture sesuai keinginan klien. Selain itu, dengan penggunaan toko online, peluang usaha furniture rumahan semakin mudah.

 

Persiapan Yang Dibutuhkan Untuk Usaha Furniture Rumahan

Berikut adalah beberapa persiapan yang dibutuhkan untuk memulai usaha furniture rumahan:

 

Persiapkan modal usaha

Mengajukan pinjaman pada keluarga, kerabat, teman, atau melalui bank.

 

Cerdik dalam membaca peluang

Peluang bisnis furniture masih menggiurkan, terutama karena kebutuhan masyarakat akan furniture terus bertambah.

 

Menentukan target pasar

Rumah tangga, kantor, hotel, restoran, dan lainnya adalah beberapa kelompok yang membutuhkan furniture.

 

Mempelajari fungsi furniture dan mengembangkannya

Pahami fungsi dan kebutuhan pelanggan terkait furniture.

 

Membuat produk dengan nilai lebih

Kembangkan produk dengan nilai tambah, sehingga tidak kalah saing dengan furniture luar negeri.

 

Pilih lokasi strategis

Pilih lokasi yang mudah diakses oleh pelanggan, namun tidak perlu menyewa tempat yang mahal.

 

Siapkan strategi promosi

1.   Gunakan media offline seperti membuka booth pameran di mall dan brosur.

2.   Gunakan media online seperti website, media sosial, dan marketplace.

 

Kelola sumber daya manusia dengan baik

Terapkan sistem pengelolaan SDM yang tepat untuk mengembangkan bisnis hingga pasar internasional.

 

Siapkan alat, bahan, serta legalitas usaha

1.   Siapkan alat dan bahan yang diperlukan untuk membuat furniture

2.   Pastikan legalitas usaha seperti izin usaha dan perpajakan sudah terpenuhi

 

Cara Menentukan Harga Jual Untuk Produk Furniture Rumahan

Berikut adalah contoh cara menentukan harga jual untuk produk furniture rumahan:

 

Menggunakan teknik markup pricing

Menambahkan beberapa persen harga dari pembelian bahan baku. Misalnya, jika biaya produksi sebuah produk furniture adalah Rp 2 juta, maka dengan teknik markup pricing, harga jualnya dapat ditentukan dengan menggandakan biaya modal menjadi Rp 4 juta.

 

Menggunakan teknik margin

Membandingkan harga jual dari bisnis furniture dengan harga pasar yang ada. Misalnya, jika harga pasar untuk produk sejenis adalah Rp 3 juta, maka harga jual produk furniture rumahan dapat ditentukan dengan menambahkan margin sebesar 20% dari harga pasar, sehingga harga jualnya menjadi Rp 3,6 juta.

 

Membandingkan harga jual dengan harga pasar

Hal ini dapat membantu menentukan harga jual yang sesuai dengan keuntungan yang diinginkan.

 

Menentukan harga jual berdasarkan biaya produksi

Dalam hal ini, perusahaan dapat membedakan harga jual produk berdasarkan jenis bahan baku kayu solid, yaitu bahan kayu jati (Tectona grandis) dan bahan kayu non jati.

 

Melakukan survei terhadap target pasar

Berdasarkan penilaian dan harga yang diberikan oleh responden.

 

Mengamati target pasar

Menyesuaikan harga jual dengan kebutuhan pasar,

 

Dalam menentukan harga jual, perlu diingat bahwa harga yang terlalu tinggi dapat membuat pelanggan enggan membeli, sedangkan harga yang terlalu rendah dapat merugikan bisnis. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan yang matang dan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi harga jual.

 

Jenis Mebel Yang Diminati Untuk Usaha Furniture Rumahan

Berdasarkan beberapa sumber, berikut adalah beberapa jenis mebel yang paling diminati untuk usaha furniture rumahan:

1.   Sofa, baik jenis sectional sofa maupun classic sofa.

2.   Meja kerja, terutama karena tren work from home yang semakin meningkat.

3.   Meja makan extendable, yang memungkinkan ukuran meja dapat disesuaikan dengan kebutuhan.

4.   Kursi, baik untuk keperluan rumah maupun kantor.

5.   Lemari, baik untuk keperluan penyimpanan pakaian maupun barang-barang lainnya.

6.   Rak buku, yang dapat digunakan untuk menyimpan buku atau barang-barang lainnya.

7.   Partisi penyekat ruangan, yang dapat digunakan untuk membagi ruangan menjadi beberapa bagian.

8.   Kitchen set, yang digunakan untuk keperluan dapur.

 

Namun, jenis mebel yang diminati dapat berbeda-beda tergantung pada kebutuhan pasar dan tren yang sedang berkembang. Oleh karena itu, perlu dilakukan riset pasar dan memantau tren terbaru untuk menentukan jenis mebel yang paling diminati untuk usaha furniture rumahan.

 

Cara Mempromosikan Usaha Furniture Rumahan

Berikut adalah beberapa cara mempromosikan usaha furniture rumahan:

1.   Tentukan target pasar yang ingin dituju. Hal ini penting untuk mengetahui siapa yang menjadi target pasar dan bagaimana cara menjangkaunya.

2.   Pilih lokasi bisnis yang mudah dijangkau oleh konsumen.

3.   Dirikan toko atau showroom yang representatif dan menarik perhatian konsumen.

4.   Aktif melakukan promosi dengan memasang iklan di media cetak seperti koran atau buku telepon, membagikan katalog promosi, dan memanfaatkan media sosial.

5.   Pahami produk usaha dan berikan konsep yang menarik.

6.   Berikan pelayanan yang baik dan memuaskan kepada konsumen.

 

Dalam mempromosikan usaha furniture rumahan, perlu diingat bahwa konsistensi dan kreativitas dalam promosi sangat penting untuk menarik perhatian konsumen. Selain itu, memahami tren terbaru dan kebutuhan pasar juga dapat membantu dalam mempromosikan usaha furniture rumahan.

 

Apakah Ada Sertifikasi Untuk Memulai Usaha Furniture Rumahan

Ya, ada beberapa sertifikasi atau lisensi yang dibutuhkan untuk memulai usaha furniture rumahan, terutama terkait dengan legalitas kayu yang digunakan dalam pembuatan furniture. Beberapa sertifikasi atau lisensi yang dibutuhkan antara lain:

 

Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK)

Diterbitkan oleh Sucofindo International Certification Services. Sertifikat ini menunjukkan bahwa kayu yang digunakan dalam produksi furniture berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan.

 

Kode Klasifikasi Lapangan Usaha (KLU) pajak

Diperlukan untuk mengidentifikasi jenis usaha dan membantu dalam pembayaran pajak.

 

Namun, sertifikasi atau lisensi ini mungkin tidak selalu diperlukan untuk usaha furniture rumahan yang kecil. Namun, perlu diingat bahwa legalitas kayu yang digunakan dalam produksi furniture sangat penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan memenuhi persyaratan pasar global.

 

Oleh karena itu, perlu dilakukan riset dan memastikan bahwa kayu yang digunakan berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan.

 

Manfaat Memiliki Sertifikasi Legalitas Kayu Usaha Furniture Rumahan

Memiliki sertifikasi legalitas kayu, seperti Sertifikat Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK), memiliki manfaat sebagai berikut:

 

1.   Menjamin bahwa kayu yang digunakan dalam produksi furniture berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan.

2.   Meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk furniture yang dihasilkan.

3.   Memenuhi persyaratan pasar global, terutama di Eropa, Amerika, Jepang, dan negara-negara tetangga.

4.   Meningkatkan efektivitas administrasi tata usaha kayu hutan.

5.   Menjadi satu-satunya sistem legalitas untuk kayu yang berlaku di Indonesia.

6.   Membantu menghilangkan ekonomi biaya tinggi dan memperbaiki perdagangan luar negeri yang legal.

7.   Meningkatkan daya saing produk furniture rumahan di pasar global.

 

Dalam hal ini, sertifikasi legalitas kayu sangat penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan dan memenuhi persyaratan pasar global. Oleh karena itu, perlu dilakukan riset dan memastikan bahwa kayu yang digunakan berasal dari sumber yang legal dan berkelanjutan.

 

Berapa Modal Usaha Furniture Rumahan

Berdasarkan beberapa sumber, modal usaha furniture rumahan dapat bervariasi tergantung pada skala usaha dan jenis furniture yang diproduksi. Berikut adalah perkiraan modal usaha furniture rumahan:

 

Menurut Pinhome

Modal awal untuk memulai usaha furniture rumahan berkisar antara Rp 15 juta hingga Rp 50 juta, tergantung pada jenis furniture yang diproduksi. Namun, jika ingin menghemat pengeluaran, bisa membeli alat bekas yang layak pakai dengan harga miring.

 

Menurut Dayacipta

Modal yang harus dikeluarkan untuk memulai usaha furniture rumahan tergantung pada jenis furniture yang diproduksi dan kemampuan untuk membuat furniture sendiri.

 

Menurut Kitatulus

Modal awal untuk memulai usaha furniture rumahan berkisar antara Rp 20 juta hingga Rp 100 juta, tergantung pada skala usaha dan jenis furniture yang diproduksi.

 

Menurut BFI

Modal awal untuk memulai usaha furniture rumahan cukup besar, terutama bagi yang ingin memulainya benar-benar dari nol bukan sebagai reseller, dropshipper, jastip, dan sejenisnya. Modal yang dibutuhkan bisa mulai dari puluhan hingga ratusan juta.

 

Menurut Investree

Modal awal untuk memulai usaha furniture rumahan harus dipersiapkan dengan baik, terutama untuk membeli bahan baku dan peralatan produksi.

 

Dalam hal ini, modal usaha furniture rumahan dapat bervariasi tergantung pada jenis furniture yang diproduksi, skala usaha, dan kemampuan untuk membuat furniture sendiri. Oleh karena itu, perlu dilakukan perencanaan yang matang dan mempertimbangkan berbagai faktor yang mempengaruhi modal Usaha Furniture Rumahan.

 

Citations:

[1] https://www.pinhome.id/blog/usaha-mebel/

[2] https://dayacipta.co.id/Mobile/dnews/61/tips-memulai-usaha-furniture-rumahan-beserta-persiapannya.html

[3] https://www.kitalulus.com/bisnis/cara-memulai-usaha-mebel

[4] https://www.bfi.co.id/id/blog/panduan-usaha-mebel-lengkap

[5] https://blog.investree.id/how-to/cara-membuka-usaha-furniture-rumahan-yang-menguntungkan/