Jenis-Jenis Mesin Bubut Berdasarkan Dimensi dan Prinsip Kerja

Jenis-Jenis Mesin Bubut Berdasarkan Dimensi dan Prinsip Kerja

Konten [Tampil]

Jenis-Jenis Mesin Bubut Berdasarkan Dimensi dan Prinsip Kerja

Jenis-Jenis Mesin Bubut sangat variatif dan terbagi ke dalam beberapa kategori. Fungsi utama dari mesin ini sendiri yaitu untuk memotong benda dengan cara diputar. Lalu dikenakan dengan pahat yang digerakkan secara translasi yang sejajar sumbu putar benda kerja. Di bawah ini merupakan jenis dari mesin bubut.

 

Tahukah anda, ternyata ada beberapa jenis mesin bubut. Karena setiap mesin bubut tentu memiliki batasan ukuran untuk suatu benda kerja. Sehingga dibuatlah berbagai macam jenis mesin bubut.

 

Jenis-Jenis Mesin Bubut

Dari jenis-jenis mesin bubut ini, ada beberapa perbedaan yang signifikan. Baik itu dari ukurannya, letak alat potongnya, pemasangan benda kerjanya, dan lain-lain.

 

Jenis-Jenis Mesin Bubut Berdasarkan Dimensinya

Jenis dari mesin bubut berdasarkan dimensinya / ukurannya terbagi menjadi 4 jenis. Antara lain sebagai berikut ini

1. Mesin Bubut Ringan / portable lathe.

Mesin Bubut ini hanya digunakan untuk suatu pekerjaan ringan. Misalnya untuk memotong benda kecil dan keperluan rumah tangga. Dapat juga dijadikan sebagai latihan dalam mengoperasikan mesin bubut / belajar untuk mendalami profesi mesin bubut.

 

Ukuran dari mesin ini relatif kecil dan cukup portable. Bahkan panjang dari mesin ini kurang 1200 mm / 1,2 meter. Bentuk dari mesin ini juga sangat sederhana dan mudah dalam dipahami cara menggunakannya.

 

Dengan ukuran yang kecil, mesin ini dapat diletakkan dimanapun. Entah itu di meja ataupun di lantai tanpa memerlukan ruang / tempat yang cukup luas. Serta cukup ringan untuk diangkat oleh satu orang.

 

2. Mesin Bubut sedang / medium lathe.

Mesin ini jauh lebih besar dari mesin bubut ringan. Mesin ini juga dilengkapi dengan konstruksi yang lebih kompleks dan detail. Serta terdapat beberapa bagian yang mempunyai fungsi dan peralatan khusus.

 

Kegunaan dari mesin ini juga jauh lebih kompleks. Bahkan dapat membunuh material dengan diameter hingga 20 cm. Dengan mesin ini juga dapat menciptakan sebuah perkakas baik untuk keperluan rumah tangga ataupun sekolah. Selain itu juga dapat digunakan untuk memperbaiki suatu perkakas.

 

3. Mesin bubut standar / Standard lathe.

Mesin bubut ini mempunyai ukuran dan berat yang lebih daripada portable dan medium lathe. Konstruksi dari mesin ini juga jauh lebih kompleks. Bahkan dilengkapi dengan lampu kerja, pendingin mesin, rem hingga tempat untuk menampung geram. Untuk daya yang dihasilkan oleh mesin ini jauh lebih besar. Mesin ini digunakan di sebuah industri, baik industri kecil ataupun pabrik.

 

4. Mesin bubut meja panjang atau long bed lathe.

Jenis mesin ini merupakan mesin bubut yang paling besar diantara mesin bubut lainnya. Bahkan pada mesin ini dilengkapi dengan roda gigi dan tingkat kecepatannya juga sangat maksimal. Mesin bubut ini khusus untuk digunakan di pabrik – pabrik besar.

 

Jenis Mesin Bubut Berdasar Prinsip Kerjanya

Sedangkan untuk jenis mesin bubut berdasarkan prinsip kerjanya terbagi menjadi 7 buah jenis mesin. 7 buah mesin tersebut yaitu:

1. Mesin bubut center / centre lathe

Mesin ini tersedia dalam berbagai macam bentuk dan menjadi mesin favorit dalam suatu industri. Baik industri besar maupun industri kecil. Cara Kerja dari mesin ini yaitu menggunakan sebuah poros spindle. Cara dalam pengoperasian mesin bubut yang satu ini juga cukup mudah.

 

Poros spindle tersebut mempunyai suatu chuk yang berahang dan di satu sisi berfungsi sebagai alat untuk mencengkram material. Chuk yang berahang menjadi inti / pusat sumbu. Untuk sisi lain yang tidak berfungsi untuk mencengkram, berfungsi sebagai alat pemutar.

 

2. Mesin bubut sabuk

Mesin bubut yang satu ini mempunyai ciri khas yaitu terdapat suatu bagian yang berfungsi sebagai sabuk. Walaupun terlihat seperti suatu aksesoris, tetapi sabuk tersebut mempunyai fungsi yang penting yaitu memutar roda gigi.

 

Serta dapat berputar dengan putaran poros yang berasal dari spindle yang telah dikaitkan dengan sabuk. Pada roda gigi terhadap suatu arahan pahat yang dapat bergerak secara memutar dengan konstan / stabil dan berfungsi untuk membentuk ulir.

 

Jadi bagian utama dari mesin ini yaitu roda gigi yang telah dilingkari sabuk. Karena bagian tersebut menjadi kunci dalam pemotongan material dan pembuatan ulir.

 

3. Mesin bubut boring milling dan vertical turning

Pengoperasian pada mesin bubut ini sangat mudah dan dapat berjalan secara otomatis. Sebelum digunakan hanya perlu mengatur bentuk akhir dari potongan yang dibutuhkan. Lalu mesin ini akan bekerja sesuai dengan perintah dan hanya menunggu hasil akhirnya dan mengawasi jalannya mesin.

 

Mesin ini menjadi mesin favorit di sebuah industri / pabrik, terutama pada pabrik besar. Dengan mesin ini pekerjaan menjadi lebih cepat terselesaikan.

 

4. Mesin bubut facing lathe

Untuk mesin bubut ini merupakan mesin bubut khusus. Karena gasnya dapat digunakan pada material yang berbentuk piringan / bentuk datar. Jadi tidak dapat digunakan pada material dengan bentuk balok / silinder.

 

Mesin ini mempunyai suatu cakram di atas piringan yang berupa pelat dengan ukuran besar. Kalau tersebut berada di sisi dasar / bawah. Lalu untuk proses pembubutannya bekerja di dua buah sisi piringan / plate.

 

5. Mesin bubut turret

Mesin jenis ini juga dapat bekerja secara otomatis. Tetapi cara kerja mesin ini jauh lebih sempurna dan lebih kompleks dari mesin bubut voting milling dan vertical tunning. Karakter pada mesin ini dapat melakukan operasional secara berurutan. Serta dapat disetting sesuai dengan kebutuhan.

 

Khusus untuk mesin ini mempunyai suatu kemampuan khusus untuk mengerjakan suatu material dengan identic. Jadi mesin dapat bekerja dengan sendirinya sesuai dengan setting / pengaturan mesin secara urut. Dengan berbagi macam jenis pekerjaan yang dapat dilakukan hanya dengan 1 buah mesin.

 

Pada mesin ini dapat memproduksi material dalam jumlah banyak dengan berbagai jenis dengan sangat efektif. Tetapi dengan mesin ini mungkin akan memerlukan waktu yang cukup lama untuk setting / melakukan persiapan dalam pengoperasian mesin. Jadi operator pada mesin ini harus terampil dan cekatan dalam bekerja.

 

6. Mesin bubut turret sadel

Pada dasarnya mesin ini hampir sama dengan mesin bubut yang biasa dan sangat simple serta mudah dalam pengoperasiannya. Namun pada mesin ini terdapat sebuah sadel. Sadel tersebut mempunyai fungsi khusus dalam pengaturan hingga pengoperasian material secara identik. Selain itu mesin ini dapat bergerak maju dan mundur.

 

7. Mesin bubut turet vertikal

Sekilas, bentuk dari mesin ini sangat mirip dengan mesin frais bor vertikal. Ciri khas pada mesin ini yaitu dalam memegang pahatan menggunakan pengaturan turret. Mesin ini terdiri dari mana putar / pencengkram dengan posisi horizontal.

 

Lalu sebagai tambahan, pada bagian turret dipasang di atas rel penyilang. Mesin ini minimal mempunyai satu buah kepala samping dan telah dilengkapi dengan suatu turret yang berbentuk bujur sangkar sebagai alat untuk memegang pahatan. Lalu masing – masing turret mempunyai suatu perangkat penghenti.

 

Penutup

Dari review tentang Jenis-Jenis Mesin Bubut di atas dapat dijadikan sebagai referensi yang cukup bermanfaat. Terutama bagi yang sedang / hendak memulai suatu profesi sebagai operator mesin bubut. Jenis profesi tersebut mungkin cukup sepele, tetapi banyak dibutuhkan.

 

Sumber: pengelasan.net

ARTIKEL LAINNYA